Biar ku jelaskan situasi mu saat ini. Ini bukan tentang bertahan krna cinta lagi. Melainkan krna kebutuhan. Bukankah sudah begitu jelas? Bahwa cinta itu menyakitkan. Sampai kau dititik bertahan ini? Kau kotori cinta dengan keserakahan hingga kau rasakan akibatnya bertahan krna kebutuhan itu lebih menyakitkan dari pada apa pun.
Sabtu, 21 September 2019
Sabtu, 14 September 2019
Pergi - A
Membiarkannya pergi tanpa penjelasan.
Akan lebih baik. Dari pada menjelaskan hal yg lebih pedih.
Krna hati tak ingin dikasihani.
_ketika semua menolak. Apa lagi yang harus ku pejuangkan.
Bahkan hal penting sekalipun.
Pemegang kunci pembuka gembok
Ucapnya tidak.
Lantas aku harus berbuat apa?
Berjuang? Yang sudah jelas akan runtuh.
Hati tidak pernah ingin menyakiti siapapun.
Bahkan rasa seorang ibu yang tak bisa ku pandang.
Kau harusnya sadar.
Itu kelemahanku.
Apapun yang menjaga hatinya. Hati ini akan berusaha. Meski itu bukan ibu ku.
Krna alasan kankujdikan seperti ibuku.
Melihat dia - A
Ada rasa rindu yang tak jelas dr mana
Dia mampu membuatku selalu mengingat itu.
Yah... Pilu yang yg mendalam
Setiap hari.
Dia menaruh luka tajam.
Tidak pernah berpikir akan hati yang terluka.
Tidak peduli dengan pintu sebelah.
Hatinya
Kacau.
Selasa, 10 September 2019
Lagi
Sadar akan sesuatu yang sulit
Sulit untuk menerima segala nyata
Nyata yang tertutup dari segala bentuk
Bentuk kebaikan yang terlihat sementara
Haiii bung...
Dia sadar akan mu
Hai bung....
Dia tidak bodoh untuk kau kelbuhi
Kau akan bilang kalo itu bukan itu.
Dan dia sudah menebak itu.
Sepi malam
Ku putar kembali alih alih setiap masalah yang ada.
Belokan mana, Simpang yang mana, jalur yang mana yg harus ku lewati.
Bingung terbendung dalam senyap malam.